Minggu, 08 Juni 2014

Sejarah Jam Tangan


Pernahkah terbayang olehmu bagaimana orang-orang zaman dahulu mengetahui waktu? Penunjuk waktu/jam mengalami perkembangan dari masa ke masa, dari awal ditemukan hingga kini. Tahukah kamu? Kata jam telah digunakan pada abad ke-14 sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu 'clocca'.




Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini dibuat oleh  seorang ahli Astronomi muslim bernama Ibnu al-Shatir sekitar 3.500 tahun sebelum Masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang.



Sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu, orang Mesir mengukur waktu dan membuat kalender dengan menggunakan obelisk. Pada tahun 1400 SM orang Mesir juga menggunakan jam air yang diberi nama Clepsydra. Jam air paling canggih pertama kali ditemukan di zaman kejayaan Islam yang dibuat oleh Al-Jaziri  pada tahun 1136-1206 yang berbentuk gajah dan bisa menghasilkan suara ditiap jam. Jam astronomi terbesar yang dibuat Al-Jazari disebut Castle Clock, yang dianggap menjadi analog komputer terprogram pertama.

Di dunia Islam, Al-Jazari memang bukan satu-satunya ilmuwan yang menciptakan jam. Banyak ilmuan lain yang juga tercatat telah menemukan beberapa jenis jam. Namun, penemuan jam air yang paling terkenal adalah yang dilakukan oleh Al-Jazari. Sedangkan jam pasir muncul sekitar 1400 Sebelum Masehi, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan Amenhoterp I, berupa bejana kecil berisi air yang memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi meneteskan air.

Untuk jam dengan alat penggerak mekanik, tidak pernah diketahui asal mula ditemukannya. Namun, peralatan itu diduga pertama kali ditemukan dan digunakan di biara-biara sebagai alat panggil para biarawan atau biarawati untuk berdoa agar dapat dibunyikan tepat pada waktunya.

Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada tahun 1300. Lonceng yang berdentang setiap jam, pertama kali ditampilkan oleh lonceng kota Milan tahun 1335 dan lonceng di Katedral Salisbury, London pada tahun 1386. Sedangkan jam yang dikendalikan pegas baru dikuasai peradaban Barat tahun 1430. Masyarakat Inggris mulai membuat arloji pada tahun 1580. Dan sekitar tahun 1525 Peter Henlein, tukang kunci dari Nurnberg, Jerman memperkenalkan jam rumahan dengan diameter10-12,5 cm dan ketebalan7,5 cm.

Akhir abad ke-16, lonceng mulai dibuat tegak dan di awal abad ke-17 mesinnya mulai diberi pembungkus dari kuningan, diperkaya dengan penutup kaca dan jarum penunjuk menit. Tidak hanya itu, mulai tahun 1656 diperkenalkan pula lonceng dengan pemberat dan pendulum bertali pendek yang dibungkus dalam kotak kayu dan bisa digantung didinding.

Pada tahun 1929 mulai diterapkan kristal quartz pada alat pengukur waktu/jam. Jam digital/elektrik pertama kali dibuat oleh perusahaan The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania sekitar tahun 1950. Setelah itu, mulailah bermunculan beberapa merk dan model jam tangan hingga saat ini.

Foto: engineeringtown.com/photobucket.com
Dari berbagai sumber

Sumber : http://engineeringtown.com/kids/index.php/penemuan/200-sejarah-penemuan-jam-tangan

Perkembangan OS Android

Perkembangan OS Android
Siapa yang tidak mengenal dengan Android? Operasi sistem terbuka ini sudah tersemat pada jutaan gadget diseluruh dunia. Jika kita lebih teliti, ada keunikan dari pemberian nama pada versi Android. Yup, benar sekali, pemberian namanya sesuai alphabet. Kategori pemberian namanya pun juga unik, yaitu nama-nama penutup hidangan. Apa sajakah itu?


  •  (A – Android 1.0) Apple Pie
  • (B – Android 1.1) Banana Bread
  • (C – Android 1.5) Cupcake
  • (D – Android 1.6) Donut
  • (E – Android 2.0/2.1) Eclair
  • (F – Android 2.2) Froyo / Frozen Yogurt
  • (G – Android 2.3) Gingerbread
  • (H – Android 3.0) Honeycomb
  • (I – Android 4.0) Ice Cream Sandwich
  • (J – Android 4.1) Jelly Bean
  • (K – Android 4.4) KitKat
Apple Pie
Pertama kali dirilis pada 23 September 2008 dengan fitur yang masih sangat sederhana. Smartphone yang menerapkan versi ini pertama kali adalah HTC Dream atau orang Amerika mengenalnya dengan nama T-Mobile G1 pada Oktober 2008
Banana Bread
Versi ini mendapat pembaharuan dan diperkenalkan ke publik pada 9 Februari 2009. Terjadi beberapa kemajuan serta pembaharuan dari versi sebelumnya, seperti kemampuan menyembunyikan dan menampilkan tombol panggilan serta menyimpan lampiran pesan dan lain-lain.
Cupcake
Baru pada versi inilah Android berani memamerkan kemampuannya. Secara resmi, versi ini adalah versi pertama yang menggunakan nama kode berdasarkan nama makanan penutup hidangan atau pencuci mulut. Pada versi ini aplikasi pihak ketiga sudah mulai merambah, seperti aplikasi ketik virtual dengan fitur prediksi teks serta penambahan fitur lainnya.
Donut
Baru pada 15 September 2009 versi terbaru muncul dengan nama “Donut”. Pada versi ini terjadi perbaikan pada bug OS yang sering melakukan reboot sendiri saat membuka foto dan video dari kamera. Pada versi ini juga menambahkan fitur untuk ukuran layar besar dan fitur navigasi turn by turn.
Eclair
Bagi yang belum tahu, Eclair adalah hidangan penutup yang bentuknya persegi panjang dengan krim ditengahnya dan diatasnya terdapat lapisan cokelat.
Versi ini diperkenalkan pada Oktober 2009 yang mana hanya selisih 1 bulan dengan versi sebelumnya. Fitur yang paling kentara pada versi ini adalah keberadaan bluetooth 2.1 sebagai media bertukar data serta fitur baru pada kamera, seperti digital zoom, ive wallpaper, multi-touch serta beberapa fitur lainnya.
Froyo / Frozen Yogurt
Mungkin masih asing ditelinga kita tentang hidangan ini. Berbahan Yogurt yang telah melalui proses pendinginan dan bentuknya hampir mirip dengan ice cream.
Dikenalkan ke publik pada bulan Mei 2010 yang mana terdapat peningkatan kecepatan serta penambahan kemampuan Javascript pada browser Google Chrome.
Gingerbread
Kue Jahe khas Amerika ini bentuknya mirip manusia, sering diadaptasi pada animas-animasi besutan Hollywood.
Terlepas dari namanya, versi ini melakukan penambahan fitur untuk SIP internet calling, penambahan kamera sebagai video call, kemampuan nirkabel NFC, sendor giroskop dan sensor lainnya. Tidak lupa fitur download manager dan beberapa fitur lainnya.
Honeycomb
Sereal jagus manis khas madu ini diperuntukkan khusus untuk tablet. Diluncurkan pada Februari 2011.
Banyak penambahan serta peningkatan fitur yang terjadi, tetapi fitur ini hanya berlaku pada tablet, seperti holografis, redesain papan virtual ketik untuk memudahkan tablet user dalam proses pengetikan dan beberapa kemampuan lain.
Ice Cream Sandwich
Bisa dibilang ini adalah versi kombinasi antara Honeycomb dengan versi sebelum-sebelumnya, dimana diperuntukkan pada smartphone, phablet dan tablet. Dengan keberadaan versi ini, para developer tidak dibuat bingung dengan segment gadget tertentu.
Dari namanya kita bisa membayangkan bentuk hidangan ini, yaitu ice cream dalam lapisan cookies coklat yang biasanya berbentuk persegi panjang.
Jelly Bean
Dikenalkan pada 27 Juni 2012 pada konferensi Google I/O. Perkembangan banyak terjadi pada versi ini yang membuatnya menjadi versi android yang tercepat dan terhalus yang pernah ada. Pengalaman berbeda bisa kita dapati dari interfacenya serta pengenalan Google Search dengan kemampuan baru.
KitKat
Sebelum dirilis resmi, para pengamat gadget memprediksi bahwa untuk versi lanjutan dari Jelly Bean akan diberi nama “Key Lime Pie”, tapi ternyata rumor tersebut salah kaprah. Penamaan untuk versi ini cukup mencengangkan karena mengambil nama produk coklat yang memang sudah terkenal sebelumnya.
Adalah KitKat dengan berbagai perubahan dan penambahan fitur sebagai penyempurna. Keunggulan dan kelebihan KitKat dari versi sebelumnya cukup signifikan. Dan yang cukup unik adalah penambahan fitur inframerah yang dulu pernah tenar dijamannya. Pemanfaatan teknologi yang seperti apakah yang membuat infrared dihidupkan kembali? Kita tunggu saja gebrakan teknologi dari robot hijau ini.


http://www.tekno-pedia.com/keunikan-nama-versi-os-android-dan-sejarah-perkembangannya/

Cara Menghemat Daya Baterai Hp Android Anda

Cara Menghemat Daya Baterai Hp Android Anda

Cara Menghemat Daya Baterai Hp Android Anda - Sistem operasi android kini semakin populer saja, pemilik hp Android pun makin bertambah, termasuk Anda mungkin. Sistem operasi besutan Google ini hadir dalam berbagai jenis dan merk perangkat portabel seperti Samsung, HTC, Sony, dan banyak lagi.
Salah satu kelebihan hp android adalah kita dapat mendownload banyak aplikasi yang dapat berguna bagi kegiatan kita sehari-hari, menariknya berbagai aplikasi tersebut terhubung langsung dengan internet setiap saat, sehingga kita dapat menerima email atau memaca berita yang selalu update setiap waktu.
Namun, kelebihan hp android yang selalu terhubung ke jaringan internet tersebut yang seringkali menjadi alasan kita kehabisan daya baterai pada hp android. Seringkali kita melihat baterai hp android kita terkuras padahal kita tidak terlalu aktif memakainya. Apakah hal ini terjadi pada hp abdroid Anda? Berikut ini beberapa trik untuk membuat hp android Anda hemat baterai.
1.  Mengalihkan Koneksi
Tidak stabilnya sinyal data 3G yang hp android kita tangkap dapat membuat hp kita terus bekerja keras (menguras baterai) mencari sinyal terbaik. Untuk lebih menghemat daya baterai sebaiknya saat kita dalam lokasi HotSpot, kita mematikan koneksi selular kita dan mengkoneksikan hp android dengan WiFi yang tersedia. Seperti dirumah, kantor atau mall, kapanpun ada WiFi maaka alihkanlah jaringan internet ke WiFi, lagipula umumnya koneksi dengan WiFi lebih cepat dibanding dengan selular, sehingga hp android Anda akan membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk “load” saat Anda browsing atau memakai aplikasi yang membutuhkan koneksi internet.
2. Matikan WiFi & Bluetooth
Hal ini sering terlewat oleh para pengguna hp android, yaitu mematikan WiFi. Saat tidak memerlukan koneki WiFi sebaiknya kita mematikan koneksi WiFi kita. Karena bila WiFi hidup maka hp android kita akan terus aktif mencari sinyal WiFi dan hal ini akan membuat terkurasnya baterai hp android. Begitu juga dengan fasilitas Bluetooth, fasiltas untuk kita dapat bertukar data ini sebaiknya dimatikan bila kita tidak sedang memerlukannya, toh menyalakannya juga tidak repot yaitu dengan Gulir kebawah pada home screen, tap pada ikon bluetooth
3. Matikan GPS
Fasilitas GPS pada hp android seperti kita tahu sangat berguna untuk mencari jalan atau kita sedang tersesat, namun pemakaian GPS tidaklah terlalu sering, kita tidak setiap hari tersesat bukan? Maka matikanlah fasilitas GPS hp android Anda, dan hidupkan hanya bila Anda memerlukannya. Caranya sangat simple yaitu Gulir kebawah pada home screen, tap pada ikon GPS
4. Mematikan Fitur Sync
Hp android memudahkan Anda mengetahui notifikasi email, facebook dan aplikasi lain secara live, namun bila Anda sedang tidak terlalu memerlukannya seperti saat liburan atau diperjalanan maka sebaiknya matikan fitur sync ini, namun konsekuensinya Anda tidak akan menerima notifikasi-notifikasi tersebut. Jangan khawatir, Anda tetep bisa melihat update terbaru dengan masuk ke aplikasi  yang Anda ingin lihat updatenya.
5. Kurangi Brigtness Layar
Keindahan hp android adalah pada layarnya yang memberikan Anda warna nyata nan menabjubkan apalagi bila hp Anda seperti Samsung Galaxy terbaru yang sudah memakai teknologi Super Amoled. Namun, layar hebat ini termasuk faktor terbesar baterai hp android Anda terkuras, jadi rendahkanlah pada kondisi gelap dan naikan sedikit saja bila kondisi ruag terlalu terang.
6. Kurangi Volume & Matikan Getar
Untuk point yang satu ini mungkin sangat umum digunakan pada semua ponsel, hampir semua orang tahu bahwa fitur getar pada hp dapat menguras baterai, sehingga sebaiknya matikan fitur getar (vibrate) dan kurangi volume untuk lebih hemat baterai.
7. Dapatkat Aplikasi Task Killer atau Baterai Dr. Saver
Aplikasi-aplikasi yang tersedia pada pusat download pada hp android kini banyak yang dirancang untuk meningkatkan kinerja dan menghemat baterai hp android Anda. Contohnya adalah Task Killer atau Baterai Dr. Saver, kedua aplikasi ini berkonsep sama yaitu mematikan aplikasi yang sedang berjalan dibelakang yang tidak terlihat, dengan aplikasi yang tertupu tentunya hp android Anda tidak bekerja terlalu keras sehingga baterai pun dapat lebih dihemat.

sumber : http://blog.lazada.co.id/tips-hp-android-7-cara-menghemat-daya-baterai-hp-android-anda/

Aplikasi Astronomi di Android

Aplikasi Astronomi di Android


Ilmu astronomi merupakan kajian ilmu yang mempelajari jagat raya dan semua benda yang ada di langit seperti bulan, planet dan bintang. Bagi Anda yang senang dengan ilmu astronomi, Anda dapat mencoba mengunduh aplikasi astronomi khusus pengguna smartphone Android, sehingga Anda tidak perlu menebak-nebak objek apa yang sedang Anda lihat ketika memandang langit di malam hari, dan di bawah ini adalah tiga aplikasi astronomi Android yang bisa Anda unduh.




SkEye Planetarium - Astronomy
Aplikasi dari Harshad RJ ini bisa dibilang ensiklopedia mini astronomi yang juga bisa berfungsi sebagai bimbingan PUSHTO untuk teleskop. Melalui SkEye Planetarium, Anda akan menjadi familiar dengan segala objek di langit seperti mengidentifikasi bintang dan konstelasi dari catalog Messier dan NGC. SkEye Planetarium memiliki beberapa macam fitur seperti:
·         Mesin Waktu: Dengan fitur ini, Anda dapat melompat ke masa lalu atau masa depan untuk melihat pergerakan-pergerakan objek-objek di langit seperti rotasi Venus.
·         Real time Al-Zimuth dan koordinat khatulistiwa.
·         Objek Messier
·         Katalog mini NGC (sebagian dari ~180 objek terang)
·         Objek tata surya termasuk kesemua 8 planet dan 5 Galliean Moons
·         Night Mode
·         Pencarian dengan panah penunjuk
·         Alt-Zimuth dan jaringan khatulistiwa.
Bagi Anda yang memiliki teleskop, SkEye Planetarium juga dapat digunakan untuk mencari seperti posisi rasi bintang. Untuk akurasi yang lebih baik disarankan untuk mengalibrasi sensor magnetic dengan menggoyangkan Android dengan bentuk angka 8 di tangan Anda. Kilk di sini jika Anda ingin mengunduhnya melalui Google Play Store.
Sky Map of Constellations
Sky Map of Constellations dari J.Kolisek ini mampu menunjukkan pemandangan langit di belahan bumi utara maupun selatan lengkap dengan rasi bintang dan perkiraan posisi grafis dari planet-planet, matahari, bulan tanpa adanya zooming. Sky Map of Constellations memiliki beberapa macam fitur seperti:
·         Moon Info: Dengan menu ini, Anda dapat memonitor pergerakan bulan dan aktivitas gravitasi di tubuh Anda. Sebagai informasi saja, tingkat gravitasi yang terlalu kuat dapat menyebabkan beberapa masalah jika Anda tidak terlalu sensitive dengan perubahannya.
·         North Sky and South Sky Map: Anda bisa memilih belahan bumi sebelah mana yang ingin Anda lihat. Aplikasi ini juga terhubung dengan Wikipedia sehingga jika Anda menginginkan informasi lebih lanjut mengenai objek yang sedang dilihat maka Anda dapat mencarinya di situs tersebut.
·         Waktu dan Cuaca: Sesuai dengan namanya, fitur ini menunjukkan waktu dan cuaca di berbagai tempat di bumi.
·         Milky Way Map: Sky Map of Constellations memberikan Anda peta dari galaksi bima sakti, sehingga Anda dapat mempelajari objek-objek langit di galaksi bima sakti ini.
Aplikasi ini dapat digunakan tanpa menggunakan koneksi internet namun jika Anda ingin menggunakan Wikipedia, tentunya Android Anda harus terhubung dengan koneksi internet terlebih dahulu. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan didapatkan di market-market Android. Kilk di sini jika Anda ingin mengunduhnya melalui Google Play Store.
Mobile Observatory - Astronomy
Kreapp Development mengembangkan Mobile Observatory bagi Anda para pecinta dunia astronomi dan tertarik pada pemandangan yang menakjubkan dari langit di malam hari. Bahkan untuk Anda yang amatir dalam bidang astronomi, Anda dapat memanfaatkan Mobile Observatory ini untuk menambah pengetahuan Anda di bidang astronomi. Dengan Mobile Observatory, Anda dapat mengetahui objek langit apa yang sedang Anda lihat beserta semua informasi lengkap mengenai objek yang sedang Anda perhatikan. Mobile Observatory memiliki beberapa macam fitur seperti:
·         Sky Map: Sky Map ini dapat diperbesar untuk mengamati bintang, planet-planet, asteroid dan juga mengamati aliran-aliran meteor.
·         Fitur Tata Surya Interaktif: Dengan fitur ini Anda dapat mengamati posisi dari bintang, bulan dan planet-planet.
·         Live Mode: Arahkan Android Anda ke langit dan dapatkan informasi mengenai objek langit sesuai dengan posisi yang ditunjukkan Android Anda.
·         Calendar: Fitur calendar ini akan menunjukkan deskripsi yang lengkap mengenai jadwal pergerakan benda-benda angkasa selama 31 hari ke depan.
·         Waktu Senja dan jumlah panjangnya hari.
·         Katalog Bright Star
·         Katalog Messier
·         Katalog Caldwell
·         Meteor Streams
·         Informasi mengenai gerhana bulan dan matahari
·         Ensiklopedia mini asteroids dan meteor.
·         Dan masih banyak lagi
Aplikasi astronomi dari Kreaap Development ini sangatlah lengkap karena informasi astronomi yang begitu lengkap beserta berbagai macam gambar untuk mempermudah penjelasan sehingga jika Anda ingin mengunduh aplikasi yang satu ini, Anda harus membayar sekitar $4.33. Kilk di sini jika Anda ingin mengunduhnya melalui Google Play Store. [FJ]

Sumber : http://m.portal.paseban.com/?mod=content&act=read&id=9215