Jumat, 24 Januari 2014

Cara menjernihkan air dengan daun ketumbar

Cara menjernihkan air dengan daun ketumbar


Di musim hujan apa lagi banjir pasti air rumah kita mengalami kekeruhan, air tercemar dengan racun racun yang mengancam kesehatan tubuh kita.
Dan bila kita mengkonsumsi air yang keruh dan tercemar racun itu, tubuh kita akan mengalami mengganggu kesehatan.
"Racun organik dapat menyebabkan masalah kesehatan saraf dan lainnya. Satu-satunya cara untuk menyingkirkan racun tersebut adalah melalui penyaringan dengan arang aktif, tapi bahan-bahannya sangat mahal," kata Douglas Schauer, ketua penelitian, Kamis, 12 September 2013.
Setelah diteliti, ternyata, daun ketumbar yang dikeringkan memiliki sifat bioabsorption, sama seperti arang aktif, sebagai penyaring air, dan mampu menyerap logam. Tim Schauer menggunakan daun ketumbar yang sudah dikeringkan, kemudian diletakan ke dalam aliran pipa air yang keruh. Hasilnya, setelah melewati daun ketumbar itu, air terlihat lebih jernih.
Anda juga bisa mencobanya. Untuk kegunaan rumah tangga, Schauer menyarankan menggunakan kantung teh yang diganti isinya dengan daun ketumbar kering. Agar daun ketumbar bekerja dengan baik, harus dijemur dulu dibawah sinar matahari langsung sampai benar-benar kering selama beberapa hari.
Silahkan di coba .

Dampak buruk Internet Unuk anak

Dampak buruk Internet Unuk anak

kemajuan teknologi informasi pada saat ini membuat anak suka menggunakan internet untuk main game, memanfaatkan sosial media, dan masih banyak lagi.
Pernahkah  anda liat banyak sekali anak anak sekitar usia sd sampai smp, sedang menggunakan fasilisat internet di warnet dekat tempat tinggal anda, ada yang main game online, sosial media, dan ada juga yang sedang membaca baca sebuah artikel.
Internet memang memiliki dampak positif dan negative nya, kali ini saya akan membahas Dampak buruk internet untuk anak,
Menurut hasil survei terbaru perusahaan antivirus Kaspersky Lab (Kaspersky) dengan bantuan B2B International, sekitar 2.800 orang tua di seluruh dunia mengakui internet sangat berbahaya bagi anak-anak. Satu dari empat anak bahkan berpotensi terkena dampak buruk dari internet.
Kaspersky juga mencatat 11% anak-anak dari responden pernah mengonsumsi konten yang tidak pantas dan 7% di antaranya mengaku sudah melakukan korespondensi dengan orang tak dikenal.
Lebih jauh lagi, ada 18% orangtua yang mendapati kerugian finansial atau kehilangan data-data pribadinya akibat ulah anak-anak mereka itu selama menjelajah dunia maya.
"Anak-anak sering menghapus informasi penting milik orangtuanya atau mengonsumsi data berbayar tanpa meminta izin orangtuanya terlebih dahulu," ujar Kaspersky.
Sementara dari sisi orangtua, hanya 40% yang berusaha untuk mengawasi anak-anaknya ketika sedang menggunakan internet. Bahkan hanya 38% di antara mereka yang membatasi waktu anak-anaknya saat sedang beraktivitas di dunia maya.
"22% orangtua tidak melakukan apapun untuk melindungi keamanan anak-anaknya. Hanya 25% yang menggunakan peranti lunak parental control, 19% berusaha memantau dengan cara menjadi teman di jejaring sosial, dan 12% yang meminta penyedia jasa internet untuk memblokir situs yang berbahaya," papar Kaspersky.

Dampak gadget untuk anak



Dampak gadget untuk anak
pada zaman sekarang ini teknologi semakin maju pesat, anak anak sering kali kita temui mereka sedang asik bermain dengan gadget nya, mereka menggunakan gadget nya untuk bermain.
Jarang sekali kita jumpai anak anak yang sedang bermain mainan tradisional, seperti congklak, main gerobak sodor dll,
Terkadang orang tua, dengan enteng menggunakan gadget sebagai cara membuat anak diam justru bahaya bagi anak.
"Secara fisik, dari sisi tulangnya itu akan melengkung, tulang nggak tumbuh dengan baik, dia jadi bungkuk, menulis aja nempel di meja, nggak bisa berdiri tegak, begitu juga tulang lehernya," kata psikolog Kasandra Putranto.
Diakui Kasandra, memang dari sisi mental anak bisa lebih sigap sebagai akibat dari respons dia terhadap games. Tapi dari sisi tangan, tulang si anak juga kurang bergerak, selain itu, sisi negatif terhadap perkembangan mentalnya yakni anak jadi mudah marah atau agresif karena terpengaruh mainannya.
"Dia juga terpaku indoor activity tidak kuat secara fisik, tidak mau keluar. Lalu secara psikologis dia nggak mau capek, lelah," kata Kasandra di sela-sela Talkshow 'Ibu Juara untuk Keluarga SeGar' di Jakarta Convention Center, Jakarta, dan ditulis pada Rabu (8/1/2014).
"Belum lagi adiksi pornografi, game, atau media sosial sehingga dia mereduksi hubungan interpesonal, tidak mau bersosialisasi, mereduksi kesempatan mendapat prestasi, dan melakukan aktivitas fisik yang menjauhkan diri dari sehat," imbuhnya.
Menurut Kasandra, faktor lain yang bisa membiasakan anak suka asyik sendiri dan malas melakukan aktivitas fisik adalah dibiasakan ditinggal nonton televisi sendiri. Hal ini tidak hanya dilakukan orang tua tapi juga orang yang menjaga misalnya kakak atau pengasuh. Padahal, menurut American Academic of Pediatrics, anak di bawah umur dua tahun boleh terpapar internet, tv serta media tiga atau empat dimensi hanya kurang dari dua jam.
Sumber:

Minggu, 19 Januari 2014

LAPORAN PENELITIAN ILMIAH



LAPORAN PENELITIAN ILMIAH
MEMBUAT WEBSITE HEWAN ENDEMIK INDONESIA





 









Disusun Oleh :
WAHYU RAMADHAN
(19111060)
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
JURUSAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012/2013





BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
Saat ini teknologi berkembang sangat cepat. Hal ini diikuti oleh perkembangan teknologi yang berbasis sistem informasi. Perkembangan dari sistem informasi membutuhkan berbagai faktor pendukung, seperti partisipasi dari pengguna. Partisipasi pengguna diharapkan mampu mendukung kesuksesan dari sistem informasi yang mencerminkan kepuasan dari para pengguna sistem informasi.
Berbagai cara dapat dilakukan dalam pembuatan sistem informasi yang handal, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu pembuatan website di internet.

Untuk itu website hewan endemic Indonesia di buat, bertujuan untuk membuat sebuah sistem informasi berbasis website, hal ini diharapkan dapat membantu  dalam memberikan informasi tentang hewan endemik Indonesia ke masyarakat, dengan begitu masyarakat dapat mengetahui berbagai informasi yang ada dalam web tersebut. Misalnya informasi berbagai jenis hewan, sehingga masyarakat tahu hewan apa saja asli Indonesia.

B.     Rumusan masalah

Untuk memperjelas permasalahan yang akan diteliti, maka masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut:
1.      Apakah masyarakat sudah memanfaatkan internet dalam mencari informasi?

2.      Alasan apa yang memotivasi masyarakat dalam mencari informasi tentang hewan endemik Indonesia?


C.    Tujuan penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

1.      Berapa persen masyarakat yang sudah memanfaatkan internet dalam mencari informasi

2.      Yang membuat masyarakat mencari informasi tentang hewan endemik Indonesia.

D.    Hipotesis

Hewan Endemik Indonesia, jarang masyarakat yang tahu bahkan malah tidak tahu mana saja hewan asli Indonesia, karena masih banyak nya masyarakat yang masih belum tahu tentang hewan endemk Indonesia, dengan ini saya membuat website Hewan Endemik Indonesia, untuk membantu agar masyarakat mengenal dan dapat melesatarikan mana saja hewan asli Indonesia.

E.     Landasan Teori

1. Pengertian internet
Internet disebut sebagai sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dari sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (e-mail, chat), diskusi (usenet news, milis, bulletin board), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Ghoper), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP).
Sejalan dengan perkembangan internet, telah banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, seperti e-Commerce, e-Banking, e-Government, e-Learning dan lainnya, salah satu nya website hewan endemik Indonesia ini di buat agar masyarakat mendapat informasi tentang hewan endemik di Indonesia.
2. Pengetian endemik
Endemisme dalam ekologi adalah gejala yang dialami oleh organisme untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, lungkang (niche), negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik suatu organisme harus ditemukan hanya di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat lain. Contohnya adalah jalak bali, hanya ditemukan di Taman Nasional Bali Barat di Pulau Bali. Faktor fisik, iklim, dan biologis dapat menyebabkan endemisme. Sebagai misal, babi rusa menjadi endemik karena isolasi geografi yang dialaminya dan tantangan ruang hidupnya di Pulau Sulawesi menyebabkan ia menjadi berbentuk khas.

F.     Metode penelitian

Metode yang peneliti lakukan adalah Metode Angket dengan 10 soal yng berkaitan dengan hewan endemik Indonesia, kepada bapak 5 orang, ibu 5 oarang, anak anak 10 orang.









Bab II Percobaan
A.     Alat serta bahan
Alat penelitian, Dream Weaver untuk membuat design web, hosting web dan domain, dan lembran soal angket untuk survei apakah website ini berguna.

B.     Prosedur percobaan
Membuka halaman website, dan mempersilahkan pemakai untuk mencoba nya, Lalu membagikan angket yang berisi pertanyaan apakah  kepada 10 orang acak, yang gunanya apakah website ini bermanfaat.

C.    Hasil percobaan
Menurut hasil percobaan penelitian ini, bahwa website tentang Hewan Endemik Indonesia ini, berguna bagi masyarakat yang menggunakan nya dalam mengenal hewan asli Indonesia.


















Bab III Pembahasan

Website hewan endemik Indonesia di buat, bertujuan untuk membuat sebuah sistem informasi berbasis website, hal ini diharapkan dapat membantu  dalam memberikan informasi tentang hewan endemik Indonesia ke masyarakat, dengan begitu masyarakat dapat mengetahui berbagai informasi yang ada dalam web tersebut. Misalnya informasi berbagai jenis hewan, sehingga masyarakat tahu hewan apa saja asli Indonesia.

Karena kurang nya pemahaman masyarakat dalam mengenal hewan Endemik Indonesia, membuat masyarakat tidak menghargai dan menjaga kelestarian lingkungan tempat hewan ini tinggal.






















Bab IV Penutup
A.    kesimpulan
Mengenal Hewan Endemik Indonesia, adalah cara agar anak cucu kita tahu bahwa ada hewan apa saja yang hidup di Indonesia ini
B.     Saran
Semoga website hewan endemik Indonesia ini berguna dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mengenal hewan asli Indonesia.